Minggu, 15 Juni 2014

ADU DEBAT PILPRES 2014

ADU DEBAT PILPRES 2014 : PRABOWO VS JOKOWI

 
Sejauh ini acara debat dinilai sukses mempertontonkan performa unggul para kandidat dalam berargumentasi dan yang sama menariknya pendukung kedua kubu memberikan penilaian yang sama positif dan menilai netralitas debat capres secara umum terjaga dengan baik. Para pendukung menilai bahwa acara debat adalah ajang mengadu kualitas para kandidat ketimbang sekedar formalitas kampanye. Mereka meyakini bahwa setiap pemimpin calon telah menampilkan kemampuan terbaiknya dalam panggung debat. Selain loyalitas dan konsituen kedua kubu, acara debat juga mendapat perhatian dari para golputer yang belum / tidak menjatuhkan pilihannya terhadap para capres dan cawapres.

Debat capres juga dinilai dari keberhasilan acara itu mempertontonkan perbedaan pandangan para kandidat dalam menyikapi tantangan demokrasi, efektifitas pemerintahaan dan penegakan hukum. Kedua kubu juga sedikit terlihat kedodoran dalam merumuskan upaya pemerintahaan yang bersih bebas korupsi disektor politik dan pemerintahan. Keberhasilan debat capres dan cawapres juga terlihat dari cukup terpenuhinya kebutuhan publik atas informasi seputar para kandidat. Selain itu, banyak para pemilih mengambang yang mengaku mengikuti debat capres dan cawapres untuk memantapkan pilihannya. 

Dalam debat semalam 15/6 para capres dan cawapres harus memaparkan pandangannya tentang perekonomian Indonesia dimasa depan. Berikut ini garis besar pandangan kedua capres tersebut :

PRABOWO

Pandangan Prabowo secara konseptual :
  1. Kekayaan bangsa Indonesia untuk rakyat Indonesia.
  2. Ekonomi kerakyatan adalah ekonomi jalan tengah, kekeluargaan dan sumber ekonomi yang mengidupi hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara
  3. Mendukung investasi asing, tetapi tidak boleh mematikan ekonomi rakyat.
  4. Kemiskinan dan pengangguran adalah sasaran strategis pembangunan ekonomi.
Pandangan Prabowo secara operasional :
  1. Fokus pembangunan pada sektor pertanian , karena menyerap banyak tenaga kerja.
  2. Menutup kebocoran uang negara Rp 1000 triliun per tahun
  3. Menghemat dan mengalihkan uang negara untuk membangun ekonomi kerakyatan.
  4. Alokasi anggaran Rp 1milyar per tahun per desa.
  5. Meningkatkan rata rata pendapatan penduduk menjadi Rp 6 juta per bulan
  6. Membuka 2 juta hektar sawah baru dan membangun 4000 km jalur kereta api.
  7. Membentuk bank tani, nelayan, koperasi dan tabungan haji.
  8. Menggalakan kembali program Keluarga Berencana untuk menahan laju pertumbuhan.

JOKOWI

Pandangan Jokowi secara konseptual :
  1. Ekonomi ditujukan untuk kemakmuran rakyat.
  2. Pembangunan ekonomi kedepan adalah dengan pembanguan manusia lewat pendidikan dan kesehatan.
  3. Pertumbuhan ekonomi disertai pemerataan.
  4. Mengurangi kemiskinan tidak hanya dengan meningkatkan anggaran, tetapi juga memperbaiki sistim.
Pandangan Jokowi secara operasional :
  1. Investasi dan peningkatan infrastruktur didorong kedaerah yang tingkat kemiskinannya tinggi
  2. Investasi dibidang kesehatan dengan Kartu Indonesia Sehat.
  3. Setiap kota memberi ruang untuk usaha kecil.
  4. Investasi di bidang pendidikan dengan Kartu Indonesia Pintar
  5. Pemerataan ekonomi dengan pengembangan koperasi, UMKM, pasar tradisional, pertanian dan ekonomi maritim.
  6. Meningkatkan investasi dengan membangun sistem untuk memangkas birokrasi perizinan.
  7. Hidupkan kembali BKKBN untuk menahan laju pertumbuhan penduduk
  8. Membangun infrastruktur dan transportasi laut serta kereta api.

Debat berlangsung seru dan bersahabat diantara kedua capres, dalam jeda calon presiden Prabowo Subianto dan Joko Widodo berjalan keluar panggung untuk beristirahat beberapa menit mengambil nafas. Setiap capres mendapat dukungan dari tim sukses yang mengevaluasi setiap elemen komunikasi yang digunakan sebagai bahan untuk dijadikan argumen.

Saat jeda Prabowo sempat menyalami pendukungnya yang duduk disisi selatan Ballroom Hotel Gran Melia Jakarta. Disisi lain Jokowi pun menngampiri pendukungnya yang terus menerus melambaikan salam dua jari. Selama jeda berlangsung dimanfaatkan oleh para pendukung kedua pihak, pendukung Prabowo menyanyikan yel yel Prabowo didadaku, maju tak gentar dan lagu daerah apuse, sementara pendukung Jokowi menyanyikan lagu salam dua jari.

Seusai debat kedua capres mengatakan debat kedua berlansung lancar, tajam dan bersahabat. Alhamdullillah debat kali ini berjalan lancar dan tetap memelihara wadah persahabatan, tajam tapi tetap bersahabat papar Prabowo. Sementara Jokowi menyatakan debat berlangsung pendek, karena waktu yang diberikan terlalu singkat, jadi hanya bisa memaparkan beberapa poin aja. Masih tersisa tiga debat lagi kedepan dan diharapkan ketiga debat tersebut dapat berjalan lancar dan bisa mempertontonkan penilaian pandangan yang lebih tajam lagi diantara para capres dan cawapres.