Selasa, 01 Juli 2014

Hari Buah Internasional

HARI BUAH INTERNASIONAL SETIAP TANGGAL 1 JULI

 


Hari Buah Internasional dirayakan setiap tanggal 1 Juli, peringatan hari buah dirayakan pertama kali pada tahun 2007 di Berlin Jerman, kini seluruh negara bisa ikut merayakannya. Buah merupakan salah satu konsumsi yang sangat digemari disetiap negara, karena dengan mengenali keanekaragaman buah yang ada, berarti mengetahui kekayaan budaya didunia. Ide utama perayaan hari buah adalah untuk berbagi buah dan sayur diantara negara negara didunia yang mengarah terjalinnya solidaritas dan menciptakan pertukaran budaya. Dengan semakin banyak negara yang merayakannya berarti membantu mensosialisasikan untuk semakin mencintai buah buahan dan menjadikan makan buah buahan sebagai gaya hidup sehari hari di setiap negara.

Hari Buah Internasional bagi Indonesia adalah momen krusial, sebab buah buahan nusantara menghadapi tantangan untuk dikembangkan secara swasembada. Kendala lain diantaranya datang dari pola makan / konsumsi buah dan sayur di Indonesia masih tergolong sangat rendah. Rata rata tingkat konsumsi buah dan sayur di Indonesia sekitar 30kg/ tahun atau kurang dari 50 gram perhari, jumlah itu setara dengan setengah buah apel berukuran sedang. Kondisi masyarakat di Indonesia masuk dalam salah satu daftar Negara Dengan Pola Makan Tidak Sehat padahal buah buahan merupakan salah satu sumber antioksidan yang sangat baik untuk melindungi tubuh dari radikal bebas. Namum hal itu selaras dengan kesadaran masyarakat Indonesia tentang pentingnya mengkonsumsi buah masih sangat kecil.

Konsumsi buah masyarakat Indonesia sekitar 40 kg/kapita/tahun, jumlah ini masih jauh dibawah rekomendasi Food Agriculture Organization (FAO) dengan angka minimal 65,95 kg / kapita/tahun. Kesemuanya ini disebabkan masih disebakan buah hanya sebatas makanan tambahab dan buah bukan merupakan makanan yang harus rutin dikonsumsi. Dalam pembelajaran sekolah, guru wajib mengajarkan untuk mengkonsumsi makanan 4 sehat 5 sempurna yang menyebutkan buah masuk dalam kategori 4 sehat 5 sempurna. Buah wajib disantap setiap hari nya agar tubuh mempunyai asupan yang seimbang, namun faktanya 4 sehat 5 sempurna masih banyak tidak diketahui / dilupakan oleh masyarakat Indonesia.

Buah dan sayuran memiliki kandungan yang komplit, karena itu asupan tersebut sangat baik untuk di konsumsi setiap hari. Sayangnya, masyarakat Indonesia masih beranggapan bahwa buah hanyalah sebagai makanan pelengkap dan tidak diutamakan untuk dikonsumsi. Padahal bila mengalami kekurangan gizi anda bisa terkena penyakit degeneratif seperti jantung, stroke dan kanker. Hal seperti ini sangat memprihatinkan, masyarakat di Indonesia masih belum menyadari pentingnya kandungan gizi dalam buah buahan. Menurut data WHO, rata rata konsumsi buah dan sayur penduduk Indonesia hanya 2,5 porsi perharinya, hal ini menunjukkan persentase yang sangat kecil.

Kekurangan asupan buah buahan bisa berakibat terkena kanker saluran cerna, stroke dan penyakit jantung koroner. WHO mesti merekomendasikan mengenai asupan buah buahan serta sayur sayuran yang mencukupi kebutuhan hidup sebesar 400 gram atau setara dengan 2-4 porsi buah buahan dan 3-5 porsi sayur sayuran. Nah, selain diwajibkan untuk lebih banyak memakan buah buahan hanya untuk mendapatkan asupan yang seimbang, baiknya saat mengkonsumsi buah buahan, pilihlah salah satu jenis buah. 

Semakin bervariasi atau semakin berwarnanya buah, maka semakin bagus juga kandungan gizi yang terdapat didalamnya. " semakin bervariasi atau semakin berwarna buah dan sayur semakin baik pula kandungan gizinya. Mengenai akibat kekurangan sayur dan buah , hal ini dapat memicu penyakit kronis, dan hal itu akan meningkat bila kualitas hidup menurun, seperti merokok ataupun mengkonsumsi minuman yang beralkohol. Semoga dengan semakin meningkatnya pendapatan per kapita di Indonesia semakin meningkat, diharapkan semakin besar pula tingkat konsumsi buah bauahan yang ada di Indonesia